LUMAJANG [kompaz.id] Suasana penuh kehangatan dan kenangan manis mewarnai perayaan ulang tahun ke-11 Komunitas Okto22 yang berlangsung meriah di Warung Bedjo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (25/10/2026).
Komunitas wadah berkumpulnya para pencinta tembang kenangan ini mengusung tema “Merajut Cerita dalam Nada”. Tema tersebut dirancang sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 11 tahun dalam merawat kebersamaan sekaligus melestarikan karya-karya musik klasik Indonesia yang tak lapuk oleh waktu.
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh puluhan anggota komunitas, penikmat musik lintas generasi, serta jajaran tamu undangan. Alunan nada-nada indah era 70-an, 80-an, hingga 90-an terdengar menggema, mengajak seluruh hadirin bernostalgia dan memutar kembali memori masa muda yang penuh kenangan.
Ketua Panitia Perayaan Ulang Tahun Okto22, Hj. Hermawati, S.Sos., menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya atas sukses dan lancarnya gelaran perayaan tersebut.
“Puji syukur alhamdulillah, perayaan Hari Ulang Tahun ke-11 Komunitas Okto22 ini dapat berjalan dengan sukses, lancar, dan sangat meriah. Acara yang mengusung tema ‘Merajut Cerita dalam Nada’ ini terasa begitu istimewa karena dihadiri oleh keluarga besar Okto22 dari Lumajang serta rekan-rekan komunitas dari luar kota,” ujar Hj. Hermawati di sela-sela acara.
Ia menambahkan, kehadiran sekitar 70 peserta dari Lumajang, ditambah rekan-rekan dari komunitas tembang kenangan, unsur ngobar, dan LSM dari luar kota, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan melampaui batas wilayah.
“Melalui hobi bernyanyi yang rutin kita salurkan—yang diibaratkan sebagai bentuk olahraga menyehatkan sekaligus sarana silaturahmi dua kali dalam sebulan—kita dapat terus menjaga keharmonisan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, anggota, dan tamu undangan yang telah berpartisipasi dan mendokumentasikan momen kebersamaan ini. Semoga Komunitas Okto22 semakin solid, panjang umur, dimudahkan segala urusannya, dan terus menjadi wadah yang membawa keceriaan serta manfaat bagi sesama,” tuturnya penuh keharuan.
Senada dengan Ketua Panitia, Ketua Komunitas Okto22 Lumajang, H. Bahtiar Soleh, turut menyampaikan pandangan serta pesan hangatnya mengenai perjalanan komunitas yang dipimpinnya.
“Perayaan HUT ke-11 ini mengusung tema ‘Merajut Cerita dalam Nada’, di mana kegiatan ini memang rutin kami selenggarakan setiap tahunnya. Acara ini sangat istimewa karena dihadiri oleh sekitar 70 orang peserta dari Lumajang serta perwakilan personel dari luar kota. Tercatat ada 10 komunitas tembang kenangan murni yang hadir, ditambah 2 komunitas lain dari unsur ngobar dan LSM yang memiliki hobi serupa, yaitu bernyanyi,” papar H. Bahtiar Soleh.
Ia juga menekankan pentingnya rutin berkumpul dan menyalurkan hobi positif bagi kebugaran jiwa dan raga para anggota.
“Bagi kami, kegiatan bernyanyi dalam komunitas ini diibaratkan selayaknya berolahraga, yang tidak hanya menyalurkan hobi tetapi juga memberikan kesehatan dan kegembiraan bagi seluruh anggota yang berkumpul bagaikan sebuah keluarga besar. Melalui agenda latihan rutin yang kami adakan dua kali sebulan pada minggu pertama dan ketiga dengan lokasi berpindah-pindah sesuai kesepakatan, kami berharap kekompakan ini terus terjaga,” ungkapnya.
Suasana Warung Bedjo Lumajang yang santai dan asri semakin menambah keakraban perayaan. Selain penampilan musik live dari para anggota dan tamu undangan, acara diisi dengan ramah tamah, pemotongan tumpeng rasa syukur, serta sesi kilas balik perjalanan 11 tahun Komunitas Okto22 dalam merajut persaudaraan di Bumi Lamajang.
(M. Usup Litbang Nas)





